Pengenalan Variabel PHP
Variabel adalah tempat untuk menyimpan data baik itu data yang berisi nilai angka maupun data yang berisi kumpulan karakter. Dalam PHP, variabel diawali dengan tanda dollar ($) kemudian dapat diikuti dengan huruf ataupun under score ( _ ) sebagai karakter pertama setelah tanda dollar ($), setelah itu baru boleh dikombinasikan dengan karakter dan angka.
Contoh penulisan variabel yang benar :- $nama
- $_nama
- $nama3
- $nama user
- $passw/user
- $3nama
- Suatu variabel selalu diikuti dengan suatu nilai variabel, baik itu nilai variabel berupa teks/string maupun yang berupa angka.
- Variabel bersifat Case Sensitive, artinya penulisan nama variabel membedakan bentuk penulisan antara huruf kecil dan huruf besar. Sebagai contoh, variabel $nama berbeda dengan $Nama.
- Nilai pada suatu variabel juga dapat mengacu ke variabel yang lain. pemberian nilai referensi itu dinyatakan dengan memberikan tanda & di depan sebuah variabel.
Contoh dalam script :
<? $php_1="Contoh Variabel dalam PHP"; $php_2=&$php_1; echo "Variabel \$php_1 = $php_1 <br>"; echo "Variabel \$php_2 = $php_2"; ?>
Berikut adalah hasil script diatas :

Menggunakan variabel dari form HTML
Dalam sebuah website yang dinamis, biasanya tersedia form untuk
pengunjung agar dapat berinteraksi dengan pemilik/pengelola sebuah
website tersebut maupun pengunjung website yang lainnya. Form form
tersebut biasanya berisi objek seperti text field (text box), text area,
check box dan sebagainya dan disetiap objek pasti mempunyai nama nama
objek masing masing. Nama objek itulah yang merupakan sebuah variabel
yang nantinya dikirimkan ke komputer server untuk dieksekusi.
Contoh implementasinya :<html> <head> <title>Menggunakan Variabel</title> </head> <body> <form id="form1" name="form1" method="post" action=""> <table> <tr> <td> Nama </td> <td> : <input type="text" name="nama" id="nama"> </td> </tr> <tr> <td> Alamat </td> <td> : <input type="text" name="alamat" id="alamat"> </td> </tr> <tr> <td colspan="2"> <input type="submit" name="submit" value="Kirim Data" id="submit"> </td> </tr> </table> </form> <? $nama = $_POST['nama']; $alamat = $_POST['alamat']; $submit = $_POST['submit']; if($submit){ echo "Nama Anda : $nama <br>"; echo "Alamat Anda : $alamat"; } ?> </body> </html>
Pada saat tombol "Kirim Data" di klik maka data yang terkandung di dalamnya akan dikirim oleh form ke alamat tujuan. Alamat tujuan ini dideklarasikan pada tag action yang terdapat dalam bagian form. Tag action ini adalah
parameter yang berisi alamat file dimana data data yang dikirim oleh
form akan dieksekusi. Untuk variabel yang membawa data datanya adalah $nama yang berisi "Wahyudi Blog" dan $alamat yang berisi "viruspintar.blogspot.com".
Karena dalam tag action kosong dalam artian tidak diisi nilai apa apa maka secara otomatis file tujuan dari tag action ini adalah
file itu sendiri/dirinya sendiri. Untuk menyajikan data yang dikirim
oleh tombol submit, maka diperlukan sesuatu yang digunakan untuk
menangkap data yang dikirim tersebut dan disinilah fungsi dari $nama = $_POST['nama']; dan $alamat = $_POST['alamat']; untuk menangkap data yang dikirim oleh form dan $submit digunakan untuk memeriksa apakah data telah dikirim apa belum, apabila telah dikirim maka data akan ditampilkan/dicetak.
Dan berikut adalah hasil scriptnya :

Posting Komentar