Senin, 24 Juni 2013

BAB I - Recycle bin



Recycle bin adalah Tempat sampah atau tempat sementara file yang sudah tidak dipakai akan disimpan untuk kemudian di hapus. Semakin banyak file di Recycle bin akan menyebabkan komputer menyala (booting) semakin lambat.

BAB I - DRIVE



Drive dalam system operasi windows adalah system pembagian atau partisi hardisk. Umumnya kita menjumpai local disc C:\ , D:\ dan seterusnya tergantung partisi yang kita buat.
Drive adalah tempat kita menyimpan file atau data. Kenapa hardisk memiliki drive yang banyakk. Hal ini tidak lain bertujuan untuk mencegah penyebaran virus. Jika virus menginfeksi drive d:\ maka drive c:\ bisa jadi tidak terserang virus. Walaupun kenyataan sekarang ini virus sudah memiliki pengetahuan untuk menyebarkan diri ke semua drive yang ada di komputer.

Pertanyaan kemana drive a:\ dan b:\.
Pertanyaan diatas memang nampak lucu bagi orang yang sudah mengerti mengenai komputer. Tetapi bagi orang awam yang baru mengenal komputer dan tidak mengikuti perkembangannya pasti akan bingung juga menjawab pertanyaan tersebut. Untuk mengetahui jawabannya maka kita harus mengenang kembali masa-masa jaman keemasan dari sistem operasi DOS (Disk Operating System) dan pada saat itu media penyimpanan yang paling populer adalah disket. Ini terjadi sekitar tahun 80 sampai menjelang tahun 90-an.
Pada era awal-awalnya sistem operasi DOS, di dalam komputer dirancang untuk mengunakan dua buah drive, yaitu A dan B. Kedua drive tersebut digunakan untuk floppy disk. Kenapa? Karena banyak komputer pada waktu itu belum menggunakan hardisk. Mereka masih melakukan booting dari disket yang ada pada drive A dan kemudian menjalankan aplikasi yang ada pada disket di drive B. Penulis sendiri masih mengalami komputer ini pada saat menggunakan IBM PC/XT atau juga PC dengan prosesor 286. Jadi DOS ada pada disket di drive A, sedangkan aplikasi WordStar atau Lotus 123 ada pada disket di drive B.
Pada perkembangan selanjutnya, komputer semakin maju dan sudah dilengkapi dengan hardisk. Penggunaan floppy drive kedua atau drive B ini semakin jarang. Untuk mencegah kebingungan selama masa evolusi teknologi komputer tersebut maka kemudian ditetapkan hard drive atau hardisk diberi label sebagai drive C. Berarti secara teknis komputer bukannya tidak mengenal drive B lagi, tetapi itu hanyalah spesifik bagi sistem operasi buatan Microsoft, dimana mereka mengabaikan drive B karena sudah dianggap tidak diperlukan lagi.

BAB I - UKURAN FILE



Untuk satuan jarak,kita mengenal meter,kilometer.Untuk satuan waktu,kita mengenal  detik,menit,jam. Sementara satuan untuk file dalam dunia komputer kita mengenal megabyte,gigabyte.Satuan terkecil adalah byte. Byte (B) adalah satuan sebuah karakter, bisa berupa angka, huruf atau simbol lainnya. 1 Byte dilambangkan dengan bilangan biner 8 bit. Jadi 1 byte = 8 bit. Byte dapat berisi angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Satuan Berikutnya adalah kilobyte.1 kilobyte =1024 bytes.Kenapa 1024? Kenapa bukan 1000? System komputer mengenal bilangan biner (binary).Bilangan ini dimulai dari angka 1,2,4,8,16,32,64,128,256,512,1024 dst.Jadi bukan menggunakan ukuran lazim yang menggunakan kelipatan 1000,seperti 1 km=1000 meter
1 kilobyte (kb) = 1024 bytes
1 megabyte (mb) = 1024 kb = 1024 bytes x 1024 bytes = 1.048.576 bytes
1 gigabyte (gb) =  1024 mb = 1024 bytes x 1024 bytes x 1024 bytes = 1.073.741.824 bytes
Berikut hierarki file dalam komputer :
1 bytes = 8 bits
1 kb = 1024 bytes
1 mb = 1024 kb
1 gb = 1024 mb
1 tb (terabyte) = 1024 gb
Sebuah permasalahan muncul ketika  produsen pembuat harddisk atau memorycard memiliki perbedaan dalam menghitung besarnya kapasitas harddisk atau memorycard, terutama pada angka satuan. Dimana produsen memakai ukuran kapasitas harddisknya berdasarkan pangkat 10, sehingga
1 kb = 1000b
1 mb = 1000kb                                                                                       
1 GB = 1000 Mb (1.000.000.000 B)
 sementara sistem komputer menghitung
1 mb = 1024 kb
1 GB = 1024 mb (1.073.741.824 B).
Inilah sebabnya kapasitas menurut komputer selalu lebih kecil dari kapasitas yang tertera.
Kalau dilihat, perbedaanya sangat signifikan. Jadi jika dihitung secara logika, maka sudah bisa ditebak, walaupun harddisk dengan ukuran 100 GB dilabel, pasti tidak akan genap mempunyai ukuran tersebut di windows/komputer
Misal ada harddiks 500 GB = 500.000 MB (menurut hardware),akan tetapi kalau sudah terpasang diwindows, maka windows akan menghitung kembali berdasarkan ketentuan yang mereka buat, dan nantinya akan menampilkan informasinya untuk kita semua. Terus berapa yang akan tercantum di windows untuk harddisk yang kapasitasnya 500 GB tersebut. Cukup mudah untuk menghitungnya, caranya harddisk tsb berukuran  500.000 MB, maka sesuai dengan ketentuan windows, maka angka 500.000 MB / 1024 , maka hasilnya sekitar 488.281 MB, atau jika dibuat ke satuan GB sekitar 488 GB.
Berikut perhitungan kapasitas menurut windows :
Kapasitas Harddisk/Memory card
Kapasitas yg terbaca diwindows
1 gigabyte
1000 mb : 1024 = 976.562 mb
4 gigabyte
4000 mb : 1024 = 3.906 mb (3.9 gb)
8 gigabyte
8000 mb : 1024 = 7.8125 mb (7.8gb)
Semakin besar ukuran/kapasitas dari sebuah harddisk/memorycard,maka semakin besar pula kapasitas yang akan terpangkas/terpotong  oleh windows.
Meskipun kapasitas harddisk itu dihitung dengan pangkat 2
1TB = 1024GB
tetapi jangan salah... space harddisk itu sendiri sudah dikurangi oleh data2 fisik piringan (cylinder, track, dll), dan dikurangi lagi dengan data2 partisi (FAT, NTFS, EXT, dll.oleh sebab itu, setelah harddisk dipartisi dan diformat, kapasitas harddisk akan menurun, tidak sesuai lagi dengan yang tertera
Hal ini bisa dibuktikan dengan cara 1 harddisk dipartisi/dibagi hanya 1 volume, dengan 1 harddisk dipartisi/dibagi  menjadi 10 volume. Space harddisk yang dipartisi 10 volume pasti total kapasitasnya jauh lebih kecil dari yang cuma dipartisi 1 volume.
 
Hal ini,juga diterapkan dimotor.Motor 110cc, apa bener mesinnya 110cc? tidak
ada yang cuma 108 cc, ada yang 109, ada juga yang 111..
yang perlu di ingat adalah perbedaan penetapan ukuran tersebut tidak menjadi masalah bagi kedua belah pihak, baik hardware maupun software, dan antara mereka bisa saling bekerja sama tanpa adanya halangan dari perbedaan angka tersebut, maka kita pun sebagai pengguna tidak bisa komplain terhadap harddisk yang telah kita beli yang kapasitas di windows tidak sama dengan kapasitas yang tercantum di harddisk itu sendiri, karena hal tersebut bukan merupakan penipuan.

BAB I - Memory



Memori merupakan perangkat yang berfungsi untuk menyimpan dan mengolah instruksi atau perintah yang diberikan oleh pengguna komputer. Sehingga keberadaannya sangat penting. Memori dapat dibagi berdasarkan fungsi dalam proses pengolah data diantaranya:
a.       Memori internal
a.       ROM (Read Only Memory)
Adalah jenis memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data. Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS.
b.      RAM (Random Access memory)
Adalah jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan bersifat volatile. Selain itu, RAM mempunyai sifat yakni dapat menyimpan dan mengambil data dengan sangat cepat.
c.       Cache memori
Memori berkapasitas terbatas, memori ini berkecepatan tinggi dan lebih mahal dibandingkan memory utama. Berada diantara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu kepada memori utama tetapi di cache memory yang kecepatan aksesnya yang lebih tinggi, metode menggunakan cache memory ini akan meningkatkan kinerja sistem. Cache memory adalah tipe RAM tercepat yang ada, dan digunakan oleh CPU, hard drive, dan beberapa komponen lainnya.
b.      Memori eksternal
Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program.Contoh: Hardisk, Floppy Disk dll. Hubungan antara Chace Memori, Memori Utama dan Konsep dasar memori eksternal adalah : Menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak. Memori eksternal biasa disebut juga memori eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama. Memori eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.

BAB I - Hardisk



Pengertian Hard Disk adalah suatu device atau komponen pada komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan data (storage) dan juga termasuk dalam salah satu memory eksternal dari sebuah komputer. Hard Disk sendiri terdiri dari berbagai komponen- komponen didalamnya dan akan dijelaskan sebagai berikut :
 

Komponen Hard Disk

1. Platter (piringan logam) fungsinya adalah sebagai tempat penyimpan data, jumlah iringan ini beragam mulai dari 1, 2, 3, atau lebih. Piringan ini diberi lapisan bahan magnetis yang sangat tipis (ketebalannya dalam orde persejuta inchi). Pada saat ini digunakan digunakan thin film seperti pada processor untuk membuat lapisan tersebut.

2. Head, berupa kumparan. Head pada hard disk proses baca dan tulis menggunakan head yang sama atau satu head di tiap sisi platter. Untuk hard disk dengan 2 platter dapat memiliki sampai 4 head, hard disk dengan 3 platter dapat memiliki 6 head.

3. PCB (Printed Circuit Board) atau rangkaian elektronik, terdiri dari ;
Rangkaian penguat untuk pembacaan (read preamplifier) yang diperlukan karena sinyal yang di peroleh head dari piringan sangat lemah.
DSP (Digital Signal Processor) untuk proses yang berhubungan dengan sinyal-sinyal digital, seperti konfersi sinyal listrik yang datang menjadi sinyal digital yang akan dituliskan kepiringan.
4. Chip Memory, digunakan sebagai cache buffer.
Konektor untuk melakukan komunikasi dengan CPU. Untuk hard disk IDE jumlahnya 40 pin.
Spindle dan actuator arm motor controller, untuk mengontrol putaran piringan dan peletakan head baca/tulis.
Motor dari hard disk berfungsi untuk memutar platter. Pada saat komputer di hidupkan motor ini mulai bekerja dan berbunyi suara yang khas, apabila suara hard disk ini tidak seperti biasa bisa diduga motor hard disk tidak bekerja dengan baik.